.: SELAMAT DATANG DI BLOG EKONOMI ISLAM SUBSTANTIF -- Blog dengan konten riset ekonomi dan keuangan syariah terdepan. :.

Rabu, 05 Maret 2014

TRAINING PENGUKURAN KINERJA KANTOR CABANG BANK SYARIAH DENGAN PENDEKATAN MSI-AHP (MAQHASID SYARIAH INDEX-ANALYTIC HIERARCHY PROCESS) & METODE TWO STAGES DEA (DATA ENVELOPMENT ANALYSIS)

SMART CONSULTING, 18-19 MARET 2014

PENDAHULUAN
Bank syariah, sebagai pionir dari industri keuangan syariah di Indonesia, perlu mengetahui posisi pijaknya dimana saat ini berada. Setelah 20 tahun lebih pasca kehadiran sejak 1992, bank syariah perlu mengetahui bagaimana kinerja organisasi berjalan dengan baik. Jika pada fase 10-20 tahun lalu adalah tahap pertumbuhan dan pengembangan, maka pada fase ini bank syariah mulai masuk tahap review, sudah sejauh mana bank syariah efektif memberi manfaat bagi masyarakat.
Pelatihan ini menawarkan dua pendekatan yang berbeda untuk pengukuran kinerja bank syariah, berikut kantor cabangnya. Satu dari sisi maslahah-syariah, yang lain dari sisi tingkat efisiensi yang dimiliki. Yang pertama dengan pendekatan Maqhasid Syariah Index dengan pembobotan value syariah dengan Analytical Hierarchy Process. Sementara yang kedua dengan metode Two Stages DEA (Data Envelopment Analysis) untuk mengukur tingkat efisiensi dan produktivitasnya.
Maqhasid Syariah Index merupakan sebuah pengukuran yang berguna untuk mengukur kinerja perbankan syariah yang dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip maqhasid syariah dengan tujuan agar ada sebuah pengukuran bagi bank syariah yang sesuai dengan tujuannya. Pengukuran kinerja bagi perbankan syariah ini tidak berfokus hanya pada laba dan ukuran keuangan lainnya, akan tetapi dimasukkan nilai-nilai lain dari perbankan yang mencerminkan ukuran manfaat non profit yang sesuai dengan tujuan bank syariah. Pengukuran kinerja dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: menentukan tujuan syariah, menghitung rasio kinerja, menentukan indicator serta menghitung jumlah akhir kinerja.
Adapun Data Envelopment Analysis pertama kali diperkenalkan oleh Charnes, Cooper dan Rhodes pada tahun 1978. Semenjak itu pendekatan dengan menggunakan DEA ini banyak digunakan di dalam riset-riset operasional dan ilmu manajemen. Pendekatan DEA ini lebih menekankan kepada pendekatan yang berorientasi kepada tugas yang penting, yaitu mengevaluasi kinerja dari unit pembuat keputusan/UPK (decision making units). Semenjak tahun 1980an, pendekatan ini banyak digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dari industri perbankan secara nasional.
Karena pentingnya kedua metode riset ini khususnya dalam hal pengukuran kinerja dan efisiensi cabang bank syariah, maka SMART CONSULTING di bawah naungan CV SMART CORPORA akan mengadakan pelatihan selama 2 hari dalam rangka memenuhi kebutuhan para praktisi yang hendak menggunakan pendekatan ini.

MATERI TRAINING:
Konsep dan materi pelatihan dikemas sedemikian rupa dengan komposisi 30% teori dan 70% praktik. Adapun poin-poinnya adalah sebagai berikut:
1.      Konsep Maqhasid Syariah
2.      Maqhasid Syariah Index (MSI)
3.      Dimensi, Elemen & Performance Ratio berdasarkan MSI
4.      Skala Pembobotan (weighting) dalam MSI
5.      Simple Addictive Weighted (SAW) Method & Analytical Hierarchy Process (AHP)
6.      Indeksasi, Skoring atribut & Nilai rasio kinerja
7.      Prinsip Dasar AHP
8.      Decomposition, Comparative judgement, Synthesis of priority & Logical consistency
9.      Landasan Aksiomatik AHP
10.  Eigenvalue dan eigenvector
11.  AHP dan Consistency ratio
12.  Analisis sensitifitas  pada AHP
13.  Konsep Dasar & Jenis Efisiensi
14.  Beberapa Metode Pengukuran Efisiensi
15.  Perbedaan SFA, DFA dan DEA
16.  Metode Parametrik dan Non-Parametrik
17.  Mengukur Aktivitas Perbankan
18.  Kelebihan dan Kekurangan beberapa Metode Pengukuran Efisiensi
19.  Efisiensi Teknis & Efisiensi Alokatif
20.  Formulasi Matematis untuk DEA
21.  Minimisasi Input & Maksimisasi Output
22.  Mengenal Konsep Constant Return to Scale (CRS), Variable Return to Scale (VRS), Increasing Return to Scale (IRS) dan Decreasing Return to Scale (DRS)
23.  Input-Oriented & Output-Oriented Measures
24.  Two Stages DEA (DEA Dua tahap)
25.  Model regresi Tobit dan Probit
26.  Penentuan DMU, Approach, Variabel input-output, Data Collection, CCR/BCC, Sintesis
27.  Materi Praktik dengan Software Expert Choice
28.  Materi Praktik dengan Software Banxia Frontier
29.  Materi Praktik dengan Software MaxDEA
30.  Diskusi dan Konsultasi

PROFIL TRAINER
Aam Slamet Rusydiana, SEI (Konsultan dan peneliti pada lembaga riset ekonomi Islam SMART Consulting, Penulis buku, Pembicara pada training-training metodologi di beberapa kampus negeri dan swasta, Pembicara pada seminar dan konferensi ekonomi Islam, baik nasional maupun tingkat internasional)

Abrista Devi, MEI (Konsultan pada lembaga riset ekonomi Islam SMART Consulting, aktifis Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Penulis buku “Metodologi Penelitian Ekonomi Islam”, Dosen pada beberapa kampus, Trainer dan pembicara metodologi penelitian)


WAKTU DAN TEMPAT

Hari/ Tanggal              : Selasa-Rabu / 18-19 Maret 2014
Pukul 
                          : 09.00 – 15.30 WIB
Tempat   
                    : Pascasarjana Univ Ibn Khaldun BOGOR, Jl Soleh Iskandar No 1.


SASARAN PESERTA
Praktisi Perbankan Syariah dan Lembaga Keuangan Syariah Lain, terutama Divisi Perencanaan, Riset Development, dan Pemimpin Cabang; Para penentu kebijakan serta kalangan akademisi: Dosen dan Peneliti.


FASILITAS
Modul Training, Software Expert Choice, Software MaxDEA, Software Banxia Frontier Analyst 4.0. (demo ver), Buku “Introduction to Data Envelopment Analysis” by Ramanathan (hardcopy), Ebook “Mengukur Tingkat Efisiensi dengan Data Envelopment Analysis”, Ebook ANP: Pengantar Teori dan Aplikasi, Ebook “An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis”, 50+ Materi-materi (Paper) penting tentang MSI, AHP & DEA, Lunch, Sertifikat.

INVESTASI

Rp 3.750.000,-/orang (sudah termasuk pajak)


Further Info: 08816169315
Website: www.konsultan-smart.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar