.: SELAMAT DATANG DI BLOG EKONOMI ISLAM SUBSTANTIF -- Blog dengan konten riset ekonomi dan keuangan syariah terdepan. :.

Rabu, 26 Desember 2012

Riset.. Riset .. Riset....


2013 Training SMART: MENGUKUR TINGKAT EFISIENSI INDUSTRI DENGAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)

DESKRIPSI
Data Envelopment Analysis pertama kali diperkenalkan oleh Charnes, Cooper dan Rhodes pada tahun 1978 dan 1979. Semenjak itu pendekatan dengan menggunakan DEA ini banyak digunakan di dalam riset-riset operasional dan ilmu manajemen. Pendekatan DEA ini lebih menekankan kepada pendekatan yang berorientasi kepada tugas dan lebih difokuskan kepada tugas yang penting, yaitu mengevaluasi kinerja dari unit pembuat keputusan/UPK (decision making units). Semenjak tahun 1980an, pendekatan ini banyak digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dari industri perbankan secara nasional.

DEA merupakan suatu teknik program linier yang digunakan untuk mengevaluasi bagaimana suatu proses pengambilan keputusan dalam suatu unit beroperasi secara relatif dengan unit lain dalam sampel. Selanjutnya proses tersebut akan membentuk suatu garis frontier yang terbentuk dari unit-unit yang efisien yang kemudian dibandingkan dengan unit yang tidak efisien untuk menghasilkan nilai efisiensinya masing-masing.

Karena pentingnya metode riset ini, maka SMART Consulting akan mengadakan pelatihan selama sehari terkait dengan tema metodologi Data Envelopment Analysis ini.


MATERI TRAINING DEA:
1.      Konsep Dasar Efisiensi
2.      Perbedaan SFA, DFA dan DEA
3.      Metode Parametrik dan Non-Parametrik
4.      Kelebihan dan Kekurangan beberapa Metode Pengukuran Efisiensi
5.      Efisiensi Teknis
6.      Efisiensi Alokatif
7.      Mengenal Konsep Constant Return to Scale (CRS)
8.      Konsep Variable Return to Scale (VRS)
9.      Input-Oriented Measures
10.  Output-Oriented Measures
11.  Karakteristik DEA
12.  Dua Model DEA
13.  Materi Praktik dengan Software
14.  Contoh Penelitian dengan DEA
15.  Diskusi dan Sharing

Selasa, 18 Desember 2012

TRUST 2: ANP Training Report

Situasi saat penyelenggaraan TRUST Seri 2, Metode Analytic Network Process (ANP), 15 Desember 2012.

Kamis, 13 Desember 2012

Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah 2012

Pekanbaru, Riau. Ketua Dewan Juri Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah pertama Bapak Hendri Tanjung, S.Si, MM, M.Ag, M.Phil, Ph.D, Secara Resmi mengumumkan 6 Best Paper pada Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah pertama di Islamic Center, UIN Suska Riau. Dimulai dengan laporan panitia mengenai proses seleksi penjurian. 
Pengumuman mengenai call paper dalam Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah ini telah dilakukan mulai dari bulan Agustus 2012, proses pengumpulan paper melalui softcopy yang dikirim ke email panitia, pada awal pengumuman paper peserta yang masuk masih normal, dan melebihi batas ketika mendekati deadline 1st ISEFRF yaitu pada tanggal 15 Oktober 2012 dan kemudian diperpanjang hingga tanggal 22 Oktober 2012. Hal tersebut berdasarkan Rapat Panitia 1st ISEFRF dimana banyak masukan juga dari para peserta. Jumlah Paper yang masuk sampai dengan tanggal 22 Oktober 2012 mencapai 209 Paper dan kemungkinan akan bertambah banyak jika tidak terjadi trouble pada email tim akademik.

Rabu, 12 Desember 2012

SMART In-House Training


Sharia Economics Conference 2013

February 9, 2013
Leibniz Universitat Hannover, Germany

It is a great pleasure to invite you to submit your research paper and attend the Sharia Economics Conference 2013, to be held in Hannover, February 9, 2013.

We seek proposals that examine the relevance of sharia economics in the turbulence of global economy. We look forward to offering a forum for innovative and problem-solving-based presentations that explore the failure of recent economics system and the bright future of sharia economics. We invite broad and innovative papers from researchers and students from any countries, in disciplines such as economy, finance, management and policy, sustainable development, government studies, theology, history, technology, natural resources management, or education as well as practitioners, social activist, and scholars. 

Jumat, 07 Desember 2012

BUKU: ANP, Pengantar Teori dan Aplikasi

1.      PENDAHULUAN: ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  1.1.             Metode AHP (Analytical Hierarchy Process)
  1.2.            Metode ANP (Analytical Network Process)
  1.3.            Metode Promethee
  1.4.            Metode ME-MCDM (Multi Expert Multi Criteria Decision Making)
2.     MENGENAL METODE ANP

Senin, 03 Desember 2012

MENGURAI MASALAH DAN SOLUSI PENGEMBANGAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI INDONESIA: PENDEKATAN METODE BOCR ANP

Aam S. Rusydiana[1] & Abrista Devi[2]


ABSTRAK


LKMS merupakan lembaga keuangan yang berorientasi pada upaya peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Lahirnya lembaga keuangan mikro syariah di Indonesia merupakan salah satu jawaban melihat perkembangan perbankan syariah yang masih terpusat kepada masyarakat menengah ke atas. Faktanya, LKMS telah tumbuh menjadi alternatif pemulihan kondisi perekonomian di Indonesia, khususnya sebagai partner para pengusaha kecil dalam penyediaan modal.

Walaupun tumbuh dengan pesat, namun LKMS masih mengalami banyak kendala dalam pengembangannya. Masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh institusi ini baik dari sisi internal maupun eksternal. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi penyebab serta faktor-faktor yang dominan menjadi hambatan dalam pengembangan LKMS di Indonesia, dengan pendekatan metode BOCR Analytic Network Process (ANP), termasuk solusi strategis yang diusulkan.

Berdasarkan urutan prioritas, maka alternatif aspek menunjukkan bahwa aspek technical menjadi aspek prioritas, selanjutnya diikuti oleh aspek legal/structure, pasar/komunal, dan SDM.  Penguraian solusi secara keseluruhan menghasilkan urutan prioritas 1) Pembinaan/ sosialisasi/pendampingan masyarakat menjadi prioritas utama, selanjutnya diikuti oleh 2) inovasi produk, 3) lokasi strategis, 4) kerjasama dengan LKS lainnya, dan 5) menjadikan elemen eksternal sebagai pusat informasi dan media sosialisasi.

Sedangkan prioritas strategi yang dianggap dapat meningkatkan pengembangan LKMS di Indonesia terdiri dari: 1) mengoptimalkan peran pemerintah dalam pendanaan, 2) melakukan koordinasi dengan PINBUK, dan 3) linkage program LKMS-BMT-BPRS-Bank Umum Syariah.

Keywords  : Lembaga Keuangan Mikro Syariah, BMT, ANP-BOCR